Stop Dreaming Start Action, Seri Wong nDeso

Tukul Arwana | Sosok Stop Dreaming Start ActionStop Dreaming Start Action. Mungkin tidak semua orang bisa memahami makna frase tersebut, namun bisa dipastikan lebih banyak orang yang tahu siapa sosok Tukul ‘Reynaldi’ Arwana. “Anak kecil aja tahu”, begitu kata teman saya.

Apakah anda tahu jika pemilik ‘kumis lele’ ini sebenarnya nama aslinya adalah Riyanto…? Lahir di Semarang 46 tahun yang lalu, tepatnya 16 Oktober 1963. Ketika usianya masih skitar 5 bulan, Riyanto sering sakit-sakitan. Kemudian orang tua angkatnya memberikan tambahan Tukul di depan nama aslinya menjadi Tukul Riyanto. Dengan harapan agar tidak sakit-sakit lagi. Dan ternyata memang sudah tidak sakit-sakitan lagi.

Terlepas dari keahliannya yang pintar melawak sejak SD, perjuangan orang ‘katro’ ini patut diacungi jempol. 2 jempol sekaligus. Kenapa enggak ? Hidup dari keluarga yang pas-pasan namun tetap semangat menghadapi lika-liku kehidupan. Sosok nyata Stop Dreaming Start Action. Karena tidak ingin membebani keluarga, sejak SMA sudah mulai bekerja untuk membiayai sekolahnya.

Sesudah menamatkan pendidikan di SMA, Tukul tetap Action untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tukul bekerja menjadi sopir angkutan di kota Semarang. Cukup lama Tukul menekuni pekerjaan menjadi sopir, hingga akhirnya mengikuti ajakan teman-temannya untuk mengadu nasib di kota Metropolitan, Jakarta. Sudah beberapa tahun di Jakarta belum merubah nasibnya, Tukul pantang menyerah sedikitpun dalam mengarungi hidup. Tidak ada kata malas atau hanya bermimpi. Action, action dan action. Bahkan meski ‘ekonomi’nya belum berkecukupan Tukul tetap Stop Dreaming Start Action menikah dengan Susi, wanita berdarah Padang.

Sepertinya, keluarga adalah ‘bahan bakar’ yang selalu memotivasi Tukul untuk terus berjuang. Lamaran demi lamaran pekerjaan dia ajukan hingga akhirnya ‘nyantol’ di Radio Humor SK. Di radio ini Tukul mendapatkan gaji pertamanya sebesar Rp. 75.000. Perjuangan Tukul tidak hanya sampai di sini, peluang demi peluang selalu dikejar dan akhirnya menjadi terkenal seperti yang kita tahu sekarang. Saat ini Tukul Arwana memandu acara ‘bincang-bincang’ yang (mungkin) selalu dinantikan banyak orang, Bukan Empat Mata di Trans7.

Sempat juga mengeluarkan album dengan lagu hit (andalan) nya ‘Wong nDeso’ yang meledak dipasaran. Lirik yang sederhana dan mudah dipahami. Sudah tahu liriknya ? Berikut ini video yang saya dapatkan dari YouTube.

Memang Tampang Aku Katrok
Tapi Rejekine Kotaaa
Tampang Ga Jadi Ukuran
Kadang Wajah Kota. Rejekine Desooooo

— — —

Hikmah dari kisah kehidupan Tukul ‘Reynaldi’ Arwana :

  • Tetap semangat, yakin bahwa suatu masalah pasti ada solusinya.

    Tidak ingin membebani keluarga, Tukul bekerja untuk membiayai sekolahnya.

  • Berani mencoba dengan mengedepankan kemauan belajar, bukan kemampuan.

    Mas tukul pernah jadi sopir pribadi di Jakarta meski belum paham jalan-jalan yang ada di Jakarta. Selain itu, selalu tampil pede berbahasa Inggris, meskipun hampir ‘selalu’ keliru dalam pengucapannya.

  • Jangan mudah untuk menyepelekan peluang ataupun orang lain.

    Kita tengok sejarahnya Mas Tukul. Masih kecil sakit-sakitan, hidup dalam keluarga yang pas-pasan. Siapa sangka sekarang menjadi orang yang dikenal oleh seluruh penjuru Nusantara. Mas Tukul juga bilang : Wong Deso..tapi Ra Popo Rejekine Kuto.

Semoga kisah hidup di atas bisa memberikan pemahaman yang gamblang tentang pentingnya Stop Dreaming Start Action. Tentunya dapat menjadi motivasi dan semangat kita dalam menjalani kehidupan demi masa depan yang cemerlang. Sebenarnya masih cukup banyak kisah-kisah yang lain yang bisa jadikan tambahan wawasan. Seperti Joko Susilo dengan program Bisnis Online yang mengantarkannya ke kehidupan yang jauh dari bayanganya dulu.

Ayo semua, semangat.. Sambut masa depan dengan optimis mulai dari sekarang.

Prinsipnya sederhana, Stop Dreaming Start Action.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Tukul_Riyanto
Video: http://www.youtube.com/watch?v=Op1uF4hzMTs&feature=related
Gambar : manipulasi di photofunia

Related Posts:


27 Responses to “Stop Dreaming Start Action, Seri Wong nDeso”

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word